Isnin, 6 Januari 2014

APA DOSAKU ,IBU




Engkau benci aku
lalu terbuang bagai sampah
tak berharga
tiada daya tangan mengais
serangga melata mengigit
dingin angin mengelus kulit
aku sakit , lapar.

Engkau ingin membunuhku
meletakkan aku di pinggir jalan
kalau saja ajalku sampai
dalam trajis nyawa tergadai
puaslah hatimu
aku terhimbau
bahana nafsu melampau.

Salah akukah?
menumpangi rahimmu
mencipta dosa
dari kebencian ayah ibu
hingga kering telaga cinta
aku tidak berhutang air susumu.

Jangan salahkan aku
andai sumpah tertumpah
engkau akan melarat
laksana musafir sesat
dan aku anak keparat ini
tidak akan mengenalimu
lantaran aku terlahir
dari rahim seorang binatang
yang bertualang menjalang.

SRI MAWAR
Kuala Kurau
Perak
11 Dis 2013

sajak yang tersiar di akhbar mingguan malaysia ahad.

KELUARGA BAHAGIA

Anak penyubur kasih dan sayang
jadi penyimpul ikatan hati
sedang berjauh asyik terbayang
bahagia berkumpul anak dan isteri.

Isteri pendorong ketabahan diri
cahaya mata penguat semangat
Rumahtangga bijak dikendali
walau ke mana sentiasa ingat.

Alangkah tenteram beristeri mithali
suami beraja bagai khalifah
porak peranda tidak sekali
rumahtangga tersangat indah.

Andai beristeri laksana khadijah
peribadi suami seteguh Rasulullah
pasti hidup mengukir sejarah
dapat pertunjuk kasihnya Allah.

Tapi kita manusia biasa
mudah lupa menjaga hati
serahkan saja pada Yang Esa
asal beriman Allah perhati.

Kita berdo’a siang dan malam
punyai anak permata terpilih
pasti hidup aman tenteram
tidaklah jiwa asyik merintih.

Andai anak elok di didik
penyejuk hati pandai berbakti
dapat terlahir anak yang cerdik
mengharum nama laksana melati.

SRI MAWAR
Kuala Kurau
Perak
12 Dis 2013

AKU PUN

Aku pun
letih 
mendongak langit
mencari bintang
dari janji malam
tapi tetap kelam
bila mendung terbit senja .

Aku pun
tunduk
menatap bumi
mengais khazanah
dari janji tanah
tapi tetap membenam
bila telapak meletak jejak.

Aku pun
memikir
lepaskan segala
khayalan palsu
dari rasuk memburu
tapi tetap terbeban
bila perit memegang harapan.

Sesungguhnya
menjadi aku
harus kuat
mencari diri
bukan terhumban
pada munafik keduniaan.

SRI MAWAR
Kuala Kurau
Perak
7 Dis 2014

SELAMAT JALAN

Hari ini aku hilang engkau
menyelinap senyum dari raut wajah
dalam bayangan 
mencari dirimu yang kelmarin.

Engkau pernah menangis
kala lukamu membarah
cerita malang
diolah pertualang.
dan degup jantungmu
telah lama terhenti
memandang dunia
dalam relung kosong.
dan sepi pun mengigit
dalam sakit dan perit.

Selamat jalan, kawan
hari ini segalanya sunyi
tenanglah engkau
titik-tiitk hitam tiada lagi
rindu pun mengamit
dalam hujan rintik-rintik.
di peraduan yang panjang
engkau di sambut
kekasihmu yang dulu.

SRI MAWAR
Kuala Kurau
Perak
6 Dis 2013

DIDEKASI BUAT ALLAHYARHAM MAIKALTHOM.(Kak Som)

JALAN PULANG

Aku akan pergi 
dengan putih hati
tanpa ada ragu
atau cebik cemburu.

Aku harus menghitung
detik yang berlangsung
merenung putih mata
dalam putus asa.

Aku pun mencari
nikmat cinta Ilahi
walau susah payah
gelodak jiwa pasrah.

Aku ingin bahagia
tenteram dalam jiwa
tiada rusuh resah
hidup dalam fitrah.

SRI MAWAR
Kuala Kurau
Perak
6.Dis 2013

ELEGI




Mengait bebenang malam
dalam pahit menyulam
menusuk mimpi manis
hitam tiada celah
sinar tidak menyerlah.

Merenda tenunan masa
mencarik helaian mimpi
dalam satu elegi
ternyata malam hanya diam
tidak perlu memintal angan.

Lepaskan saja
bila khayalan jadi ngeri
aksara jiwa tidak tersingkap
tabir rohani menyerkap
bicarakan pada bulan
ada gelap di lingkungan hati.

Terbit fajar
membunuh igauan
simpankan rindu
meski sedikit lelah
tersedar dari lena
pagi pun membasah.

SRI MAWAR
Kuala Kurau
Perak
4 Nov 2013

IHSAN


Aku intai titik cahaya
dari relung sinar matamu 
lalu kukutip segenap rasa
dari biru warna cintamu.

Aku meraup pedih sukma
dari luka dalam dadamu
lalu kupujuk resah hiba
dari tusuk sembilu rindu.

Aku himpun do’a munajat
dari ihsan Rabul Izzati
lalu kupintal lirih kusyuk
dari bahagia restu buatmu.

SRI MAWAR
Kuala Kurau
Perak
3 Dis 2013